Langsung ke konten utama

ASESMEN KINERJA KEPALA SMA/SMK/SLB PROVINSI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2024

ASESMEN KINERJA KEPALA SMA/SMK/SLB

PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

TAHUN 2024


Pada tahun 2024, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Asesmen Kinerja Kepala (AKK) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya penjaminan mutu kepemimpinan sekolah, sekaligus instrumen pembinaan karier kepala sekolah. Pelaksanaan AKK menekankan transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan budaya kerja berbasis data di lingkungan sekolah.

Tujuan utama AKK 2024 adalah menilai capaian kinerja kepala sekolah pada aspek manajerial, supervisi akademik, kewirausahaan, dan kepribadian-sosial. Selain itu, asesmen bertujuan mengidentifikasi praktik baik (best practices), area yang perlu perbaikan, dan rekomendasi pengembangan profesional berkelanjutan. Hasil asesmen diharapkan menjadi acuan perencanaan program peningkatan mutu di tingkat satuan pendidikan maupun dinas.

Sasaran kegiatan meliputi kepala SMA/SMK/SLB negeri maupun swasta yang telah menjabat sesuai ketentuan masa tugas. Untuk memastikan pemerataan layanan, pelaksanaan asesmen dibagi dalam beberapa klaster wilayah kabupaten/kota. Mekanisme ini memungkinkan tim penilai menjangkau sekolah-sekolah yang tersebar hingga daerah 3T, tanpa mengurangi kualitas proses penilaian.

Ruang lingkup penilaian mencakup pengelolaan kurikulum dan pembelajaran, pengembangan peserta didik, pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan, tata kelola dan keuangan, kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (khusus SMK), serta layanan khusus di SLB. Di samping indikator kinerja utama, asesmen juga meninjau implementasi program prioritas seperti digitalisasi sekolah, projek penguatan profil pelajar Pancasila, dan tata kelola asesmen belajar.

Instrumen AKK terdiri atas penilaian dokumen, kuesioner, wawancara, observasi terbatas, serta verifikasi capaian kinerja berbasis data. Dokumen yang ditinjau antara lain Rencana Kerja Sekolah (RKS/RKAS), program supervisi, laporan kinerja, eviden kemitraan, dan data rapor mutu. Kombinasi metode ini dipilih untuk memperoleh gambaran kinerja yang holistik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tim pelaksana melibatkan pengawas sekolah, widyaprada/penilai yang tersertifikasi, serta unsur dinas pendidikan. Sebelum terjun ke sekolah, para penilai mengikuti penyelarasan (calibration meeting) untuk memastikan pemahaman indikator, skala penilaian, dan prosedur etik. Selama proses, tim menjaga prinsip objektivitas dan kerahasiaan data, serta memberikan umpan balik konstruktif kepada kepala sekolah.

Tahapan kegiatan dimulai dari sosialisasi resmi kepada seluruh satuan pendidikan, diikuti pengumpulan mandiri eviden kinerja melalui aplikasi/daring. Setelah seleksi awal dokumen, tim melakukan verifikasi lapangan secara terjadwal. Pada akhir kunjungan, tim menyampaikan umpan balik awal (exit conference) yang memuat apresiasi, catatan perbaikan, dan rencana tindak lanjut (RTL) jangka pendek.

Secara umum, AKK 2024 menunjukkan adanya penguatan pada perencanaan berbasis data, pemanfaatan TIK dalam manajemen sekolah, serta perluasan kemitraan industri pada SMK. Di SLB, praktik baik terlihat pada inovasi layanan pembelajaran diferensiatif dan kolaborasi dengan lembaga rehabilitasi/komunitas. Namun, beberapa sekolah masih memerlukan penguatan pada penjaminan mutu internal, manajemen keuangan yang terdigitalisasi, dan konsistensi supervisi akademik.

Tindak lanjut AKK menekankan pembinaan individual dan komunal. Kepala sekolah menerima laporan penilaian resmi beserta rekomendasi pengembangan kompetensi (coaching, diklat, magang kepemimpinan, komunitas praktik). Dinas pendidikan menyusun peta kebutuhan pelatihan lintas kabupaten/kota, memfasilitasi pendampingan oleh pengawas, dan memonitor progres RTL melalui pelaporan berkala.

Melalui penyelenggaraan AKK 2024, Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmen pada tata kelola pendidikan yang berorientasi mutu dan layanan. Asesmen kinerja tidak diposisikan sebagai akhir, melainkan awal dari siklus perbaikan berkelanjutan. Dengan kolaborasi antara dinas, pengawas, kepala sekolah, guru, orang tua, dunia usaha/dunia industri, serta komunitas, diharapkan kualitas layanan pendidikan di SMA, SMK, dan SLB semakin meningkat dan berdampak nyata bagi peserta didik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peringatan Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Ke-80th di Kecamatan Jenamas Tahun 2025

Peringatan Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Ke-80th  di Kecamatan Jenamas Tahun 2025 Selasa, 25 November 2025

PARTISIPASI SMKS BINA KARYA DALAM KESJAOR UPT. PUSKESMAS JENAMAS TAHUN 2025

  DOKUMENTASI SMKS BINA KARYA DALAM KESELAMATAN KERJA DAN OLAH RAGA OLEH UPT. PUSKESMAS JENAMAS TAHUN 2025 Senam Pagi peserta didik kelas XII dalam kegiatan KESJAOR Tahun 2025 di Halaman Pasar Jenamas Selasa, 30 September 2025 Pengarahan Tim Puskesmas Jenamas dalam kegiatan KESJAOR Tahun 2025 Keseruan peserta didik kelas XII dalam mengikuti rangkaian kegiatan KESJAOR Tahun 2025 “Alhamdulillah, kegiatan Keselamatan Kerja dan Olahraga UPT Puskesmas Jenamas hari ini telah berjalan dengan lancar. Semoga menjadi langkah nyata untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Terima kasih, sampai jumpa di kegiatan berikutnya.”

Gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2025 berjalan dengan baik dan lancar

Dokumentasi   Gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2025 SMK SWASTA BINA KARYA  Senin, 27 Oktober sd. Selasa, 28 Oktober 2025 https://youtube.com/shorts/3ydzuBoyEMI?si=8OrOwI9bpM-gLz3e Gladi TKA Hari Ke-2 Kegiatan Gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2025 di SMK Swasta Bina Karya dilaksanakan selama dua hari, yaitu mulai Senin, 27 Oktober sampai Selasa, 28 Oktober 2025 . Kegiatan ini berlangsung di Ruang Perpustakaan sekolah yang telah dipersiapkan dengan sarana komputer dan jaringan yang memadai. Gladi TKA ini bertujuan untuk memberikan latihan kepada peserta didik agar lebih memahami alur pelaksanaan tes sebenarnya serta membiasakan mereka dengan sistem ujian berbasis komputer. Pelaksanaan Gladi TKA kali ini dilakukan dalam gelombang 1 dengan 2 sesi setiap harinya. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 41 orang yang berasal dari berbagai jurusan di SMK Swasta Bina Karya. Setiap peserta mengikuti sesi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan agar ...